Langsung ke konten utama

Postingan

Abu Nawas – Hadiah Bagi Tebakan Jitu.

       R aja Harun Al Rasyid kelihatan murung. Semua menterinya tidak ada yang sanggup menemukan jawaban dari dua pertanyaan Baginda. Bahkan para penasihat kerajaan pun merasa tidak mampu memberi penjelasan yang cukup memuaskan Baginda. Padahal Baginda sendiri ingin mengetahui jawaban yang sebenarnya.      Mungkin karena begitu penasaran, semua penasihat Baginda menyarankan agar Abu Nawas saja yang memecahkan dua teka-teki yang membingungkan itu. Oleh karena itu sangat perlu rasanya Abu Nawas dihadirkan. Tidak begitu lama Abu Nawas dihadapkan. Baginda mengatakan bahwa akhir-akhir ini ia sulit tidur karena diganggu oleh keingin-tahuan menyingkap dua rahasia alam. “Tuanku yang mulia, sebenarnya rahasia alam yang manakah yang Paduka maksudkan?” tanya Abu Nawas ingin tahu. “Aku memanggilmu untuk menemukan jawaban dari dua teka-teki yang selama ini menggoda pikiranku.” kata Baginda. “Bolehkah hamba mengetahui kedua teka-teki itu wahai Paduka junjung...

Imam Abu Hasan al-Asy’ari, Pendiri Mazhab Teologi Asy’ariyah.

         Nama lengkapnya adalah Abu al-Hasan Ali bin Isma’il bin Ishaq bin Salim bin Isma’il bin Abdullah bin Musa bin Bilal bin Abu Burdah bin Abu Musa Abdullah bin Qais al-Asy’ari, dikenal dengan Abu al-Hasan al-Asy’ari.  Beliau merupakan keturunan dari Abu Musa al-Asy’ari, salah seorang perantara dalam sengketa Ali bin Abi Thalib dan Mu’awiyah bin Abi Sufyan. Diriwayatkan dari Abu Musa al-Asy’ari, beliau berkata,  “Aku membaca di hadapan Nabi Muhammad saw. penggalan ayat ‘Maka kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum, Dia mencintai mereka dan mereka pun mencintai-Nya.’ Maka, Nabi bersabda, ‘Mereka (yang dimaksud dalam penggalan ayat tersebut) adalah kaummu, wahai Abu Musa’. Dan Rasulullah memberikan isyarat dengan tangan beliau kepada Abu Musa al-Asy’ari”. (HR Al-Hakim).        Kelahiran dan Masa Remaja      Abu al-Hasan al-Asy’ari dilahirkan di Basrah pada tahun 260 H/873 M. Beliau merupakan Pendiri madzhab ...

Aljabar, Logaritma, dan Al Khawarizmi.

     M asyarakat modern mengenal  aljabar  sebagai cabang matematika serbaguna. Tak sedikit ilmuwan mengaku dapat menentukan struktur sebenarnya dari alam semesta melalui teori tersebut. Siapa sangka, teori Aljabar ini merupakan buah kejeniusan  ilmuwan Muslim  bernama Al-Khawarizmi.      Sementara inovasi besar manusia seperti penerbangan dan transportasi berkecepatan tinggi didasarkan pada persamaan aljabar. Namun sayangnya dunia modern tidak terlalu peduli tentang asal-usul dari lahirnya teori ini.        Al-Khawarizmi, memiliki nama lengkap Abu Abdullah Muhammad Ibn Musa Al-Khawarizmi. Ia lahir di sebuah kota kecil bernama Khawarizm yang saat ini dikenal dengan nama Khiva, Uzbekistan pada tahun 780 M. Namun, ilmuwan Barat dan Eropa lebih mengenal Al-Khawarizmi dengan nama Algoritm, Algorismus, atau Algoritma.      Saat masih kecil, orang tua Khawarizmi membawanya pindah ke sebuah daerah di...

Pedang Zulfikar.

       Pedang Zulfikar Nabi Muhammad SAW, Rahasia Dahsyat Dibaliknya. Diceritakan dalam sejarah bahwa Nabi Muhammad SAW mempunyai banyak pedang, dan setiap pedang itu memiliki nama serta kisahnya sendiri. Dari sekian banyak pedang yang di miliki beliau, ada satu pedang yang memiliki kisah misteri. Pedang yang dimaksud ialah pedang Zulfikar. Pedang satu ini sangatlah luar biasa dan sering dianggap sebagai pedang mematikan pada era-nya.      Para sejarawan mengatakan bahwa pedang Zulfikar merupakan salah satu pedang yang sangat legendaris di dunia. Tak hanya bentuk fisiknya saja yang laur biasa, akan tetapi pedang ini juga memiliki banyak cerita sejarah di dalamnya. Misalnya saja tentang keberadaan pedang ini yang disembunyikan dan baru akan muncul ketika Imam Mahdi yang sesungguhnya telah keluar. Tapi tak hanya di situ saja, masih banyak kisah menarik tentang pedang Zulfikar ini .      Pembuat Pedang Zulfikar Misterius  ...

Masjid Menara Kudus

  Masjid Menara Kudus M enara Masjid Al-Aqsha Kudus (warga Kudus menyebut Menara Kudus) berada di halaman Masjid Al-Aqsha Kudus di Desa Kauman, Kecamatan Kota, Kudus, Jawa Tengah. Bangunan yang menjulang itu menjadi cagar budaya. Awalnya, di tempat Menara Kudus, dalam cerita rakyat, terdapat sumur yang airnya dipercaya warga sebagai sumber kehidupan. Jika ada orang yang meninggal, lalu diobati dengan air sumur tersebut, orang itu akan hidup lagi. Hal ini membahayakan akidah warga sehingga sumur ditutup dengan bangunan menara. Sumur tersebut, dalam tradisi tutur lainnya, digunakan untuk menimbun kitab-kitab agama Hindu agar kitab tidak dipelajari warga Kudus. Jika kitab tersebut dipelajari, dikhawatirkan warga Kudus memahami ajaran Hindu sehingga menghambat lajunya Islam. Cerita tersebut mengandung pesan yang bermuatan kearifan lokal bahwa Menara merupakan bangunan suci yang harus dirawat karena terdapat kitab suci.   Fakta lain adalah bahwa berdasarkan riset arkeolog hiasa...

Arp Arslan

  Kebesaran bangsa Turki dimulai saat munculnya Dinasti Seljuk. Salah satu pemimpinnya yang terkenal adalah Sultan Alp Arslan. Julukan Alp Arslan merupakan pemberian dunia Barat. Salah satu sultan atau raja tergagah dalam Dinasti Seljuk. Salah satu perang besar yang pernah dilakoni Sultan Alp Arslan adalah peperangan di dekat Kota Manzikert (sekarang Malazgirt, Turki Timur). Pada 26 Agustus 1071 M atau bertepatan dengan 463 H, pasukan Romawi Timur (Byzantium) yang dipimpin Kaisar Romanus Diogenes IV bertemu dengan pasukan Seljuk di bawah komando Sultan Alp Arslan di Kota Manzikert. Pertempuran itu memainkan peran penting dalam melemahkan Kekaisaran Romawi Timur dan jatuhnya Anatolia ke tangan Kesultanan Seljuk. Dalam peperangan tersebut, pasukan Seljuk berhasil mengalahkan dan memukul mundur pasukan Romawi Timur. Penyebab pertempuran tersebut karena Kaisar Romawi mempersiapkan pasukannya untuk menyerang dan membantai orang Islam. Pasukan yang dipersiapkan oleh Kaisar Romanus ...

Umar ibn Abdul Aziz dan Kebijakannya.

  Umar ibn Abdul Aziz      U mar Ibn Abdul Aziz dilahirkan di kota suci Madinah pada tahun 63 H / 682 M. Nama lengkapnya adalah Abu Hafs Umar Ibn Abdul Aziz bin Marwan bin Hakam bin As bin Umayah bin Abd. Syams. Ayahnya, Abdul Aziz pernah menjadi Gubernur di Mesir selama beberapa tahun. Ia adalah keturunan Umar ibn al-Khattab melalui ibunya, Laila Ummu „Asim binti Asim bin Umar ibn alKhattab.      Umar Ibn Abdul Aziz tumbuh menjadi seorang pemuda yang cerdas di Madinah bersama Abdullah bin Umar, yang tidak lain adalah neneknya, sebab neneknya itu ingin mendidik Umar dengan baik. Sementara, Ibunya Ummu Asim hidup bersama Ayahnya yang saat itu sedang menjabat sebagai Gubernur di Mesir. Selama di Madinah kehidupan Umar dibiayai oleh Khalifah yang sedang menjabat saat itu, yakni Khalifah Abdul Malik bin Marwan sebab dia adalah paman Umar Ibn Abdul Aziz.      Di Madinah inilah Umar diajari banyak ilmu oleh nenek dan gurugurunya yang seb...